CARI BIODATA PROFILE, CERITA ARTIS

Awie Hak Milik Hans Isaac Dalam Produksi Lakonan


Awie Hak Milik Hans Isaac Dalam Produksi Filem Lakonan

Pengumuman tentang berita yang satu ini sebetulnya bukanlah sesuatu yang baru dicanangkan. Sebaliknya ia sudah lama menjadi bahan pembicaraan ramai karena frekuensi aktor dan penyanyi berbadan sasa, Awie begitu sering membintangi produksi terbitannya.

Justru, kata-kata nakal mulai bertebaran saat banyak yang sudah mengasumsikan bahwa Awie kini menjadi bagian eksklusif Hans Isaac sehingga ada penerbit lain 'takut' untuk menawarkan Awie dalam setiap produksi.

Semuanya bukan omongan kosong. Tetapi, lihatlah bagaimana Hans Isaac 'memegang' Awie dengan terus mengambilnya berlakon dalam produksi Cuci the Musical untuk dua musim dan Lat The Kampung Boy Sebuah Olahraga (Lat) yang dipentaskan di Istana Budaya (IB), Maret lalu.

Malah, Hans Isaac juga sudah mengikat Awie sekali lagi untuk kembali membintangi Cuci the Musical dan Lat untuk musim ketiga dan kedua tahun depan.

Hits juga dipahami Hans Isaac sanggup untuk membayar Awie dengan harga yang cukup tinggi sehingga mencapai berpuluh ribu ringgit semata-mata menginginkan Awie terus kekal bersamanya.

Aktor sasa ini hanya mampu tersenyum ketika diajukan dengan persoalan itu saat ditemukan pada majlis berbuka puasa anjuran perusahaannya, Tall Order Productions di Solaris Dutamas, Kuala Lumpur, baru-baru ini.

"Jawaban pada pertanyaan itu cukup mudah. ​​Semuanya adalah karena kepercayaan yang akhirnya membentuk ke kompatibilitas di antara saya dan Awie.

"Bayangkan Awie sendiri kurang yakin dengan dirinya saat pertama kali saya membawanya ke pentas teater melalui Cuci the Musical.

"Tapi, saya percaya kepada bakatnya dan akhirnya dia berhasil membuktikan kehebatan lakonannya dalam pementasan itu dan juga Lat.

"Dari situ, dia terus menempatkan kepercayaan kepada saya sehingga dia sanggup menolak beberapa penawaran yang lain. Saya tidak pernah menghalangi Band tetapi dia sendiri yang membuat keputusan itu demi untuk kenyamanan dirinya juga," jelas pemilik nama lengkap Gerald Hans Isaac ini panjang lebar.

Awie Hak Milik Hans Isaac Dalam Produksi Filem Lakonan
Gambar Gerald Hans Isacc apabila dapat berkumpul dengan teman-temannya seperti Douglas Lim (kiri) dan Afdlin Shauki (kanan).

Dalam waktu yang sama juga, Hans Isaac tidak menolak kemungkinan untuk terus bekerja sama dengan penyanyi lagu Ratuku dan Ukiran Jiwa itu untuk proyek terbitannya di masa akan datang.

Ini karena kata Hans Isaac, dia melihat Awie memiliki bakat yang luar biasa dan mampu untuk ditelusuri lagi seandainya terus diberi kesempatan.

"Dalam konteks ini, saya bukan hanya melihat Awie saja tetapi untuk artis-artis lain juga. Sebelum ini banyak yang mengatakan saya mengamalkan kronisme karena sering mengambil aktor yang sama.

"Tapi, untuk saya ia banyak berhubungan dengan kerja dan komitmen seseorang aktor itu juga. Misalnya, Jaclyn Victor, Vanidah Imran dan Nabil Ahmad bukan dari kelompok teman saya sebelum ini. Saya sendiri tidak pernah mengenal mereka secara pribadi.

"Tapi, setelah bekerja dan mengenal diri mereka, kompatibilitas itu akan timbul secara otomatis. Cuma apa yang bisa saya katakan, Afdlin Shauki tetap akan berada dalam daftar pilihan saya karena dia adalah teman karib saya sejak di bangku sekolah lagi," ujar Hans Isaac yang mulai menempa nama melalui film Ringgit Kasorrga petunjuk Datin Paduka Shuhaimi Baba pada tahun 1995 ini sambil tertawa.

Terbaru katanya yang bakal memasuki kelompok 'bintang kesayangannya' adalah Dina Nadzir yang bakal membawakan karakter Farah dalam Cuci the Musical musim ketiga yang akan dipentaskan pada 23 Februari tahun depan.

Mengakui 'jatuh cinta' dengan Dina setelah menonton lakonannya dalam pementasan musikal Dreamgirls baru-baru ini, Hans Isaac tidak putus-putus memuji kehebatan Dina yang disifatkannya sebagai anak seni yang memiliki bakat cukup istimewa.

"Jujurnya, saya sendiri tidak pernah mengambil tahu tentang Dina tetapi setelah Dreamgirls, saya akui dia memang hebat.

"Bila saya menghubunginya untuk menawarkan karakter Farah, dia terus menyatakan persetujuannya," kata Hans Isaac yang pernah diakui sebagai Aktor Pembantu Lelaki Terbaik lewat film Buli Balik di Festival Film Malaysia Ke-19 (2006). -Utusan Malaysia.


Tengok Video Hans Isaac dan Erra Fazira Seksi Hot Yang Dulu Gempar Bercinta.





Kilafairy Seksi Hot Kini Bebas.


mohdrohaizad.com - Dah lama tak tengok drama dan filem lakonan Hans Isaac. Cerita mengenai Awie yang sentiasa berlakon dibawah arahan Hans Isaac sering kedengaran sehingga ada yang mengatakan Awie ialah hak milik Hans Isaac dalam produksi lakonan terbitannya.

Jika Anda Suka Dengan Artikel Ini, Mohon Share Di Laman Sosial dan Blog Dengan Klik Button Di Bawah. Jika Berminat Untuk Link Dengan Blog Hiburan Ini, Sila Komen dan Letak Link Web Blog Anda. Nanti Penulis Cuba Blogwalking. Terima Kasih.

Awie Hak Milik Hans Isaac Dalam Produksi Lakonan By Mohd Rohaizad. Published: 20.8.11
Rating5.0 ★★★★★ © 6889 reviews. based on Microformats review aggregate



Terima kasih atas kunjungan Anda



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...